This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Semeru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Semeru. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 September 2015

Obama Umumkan Siap Terima 10.000 Pengungsi Suriah Tahun 2016

Eramuslim – Juru bicara Gedung Putih, John Earnest, menyatakan bahwa Presiden Barack Obama berencana akan menerima 10 ribu pengungsi asal Suriah pada tahun 2016 mendatang.
Dalam pernyataannya di kota Washington DC pada hari Kamis (10/09) kemarin, John Earnest mengatakan, “Rencana tersebut kini sedang dibahas dalam rapat pemerintah, sebelum akhirnya nanti diajukan ke Parlemen untuk meminta persetujuan.”
Juru bicara Gedung Putih menjelaskan bahwa Presiden Obama kini meminta kementerian terkait memperkirakan estimasi biaya yang dibutuhkan untuk menyediakan kebutuhan dasar yang diperlukan bagi para pencari suaka yang melarikan diri dari perang.
Rekor penerimaan pengungsi asal Afrika dan Timur Tengah masih dipegang oleh Jerman yang menyatakan siap ditahun 2015 ini untuk menampung 800 ribu pengungsi, dengan sebagian besar dari mereka adalah pencari suaka asal Suriah. (Skynewsarabia/Ram)

Tinta Manuskrip Al-Qur’an Biringham Tidak Ada di Era Nabi SAW

Eramuslim.com – Arkeolog Saudi menegaskan tinta merah yang digunakan untuk memisahkan antarsurah dalam manuskrip Alquran Birmingham tidak digunakan selama era Nabi Muhammad.
“Naskah itu mungkin saja berasal dari masa Khalifah Utsman bin Affan yang menjadi khalifah selama bertahun-tahun setelah kematian Nabi,” kata arkeolog Adnan Al Sharif, kepala perpustakaan di Umm Al Qura University, dilansir dari On Islam, Rabu (29/7).
Ia menambahkan, kata Bismillahi Rahmanir Rahim pada masa Nabi juga tidak pernah ditulis dalam tinta merah. Selama masa Nabi, Alquran tidak terkumpul rapi atau berbentuk manuskrip seperti yang ada sekarang. Juga tidak ada warna yang digunakan.
Al Sharif menambahkan, ada beberapa pengamatan yang meragukan klaim Universitas Birmingham. Salah satunya, warna merah yang memisahkan kata Bismillah dengan awal surah, serta pemisahan surah Maryam dan Thoha.
Menurut Al Sharif, memisahkan antarsurah seperti itu bukan kebiasaan pada masa Nabi. Salinan Alquran Universitas Birmingham ini tampaknya sudah ditata sedemikian rupa, yang juga tidak terjadi pada masa Nabi.
Ia juga mengungkapkan, pemeriksaan radiokarbon hanya bisa menunjukkan abad berapa naskah itu dibuat, bukan tahun berapa. Ada beberapa salinan Alquran di Turki, Mesir, dan Yaman, yang diperkirakan berasal dari abad pertama Hijriah. Ini mungkin menandakan salinan-salinan itu bersamaan dengan naskah Birmingham.
“Perkamen mungkin tua, tapi tulisan bisa jadi baru,” kata Abbas Tashkandi, seorang pakar manuskrip lain. Seperti diketahui, Universitas Birmingham baru-baru ini mengungkapkan penemuan Alquran tertua di dunia. Naskah itu diperkirakan berasal dari masa saat Nabi Muhammad SAW masih hidup.(rz/ROL)